Hakimtea @ Wordpress.com

Archive for the ‘Catatan’ Category

Ramainya kampanye Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang membuat saya ingin sekali untuk yang kesekian kalinya berwisata ke Pandeglang Banten. Dulu saya sendiri pernah beberapa kali kesana, diantaranya ke Pantai Anyer, Pantai Carita, Pantai Matahari dan ke Taman Wisata Ujung Kulon.

Pemandangannya memang sangat eksotis, sangat romantis terlebih jika kita berwisata kesana dengan istri tercinta dan keluarga. Di pantai Matahari contohnya, angin pantai yang berhembus kencang membuat kita lupa akan segala permasalah untuk saat itu, hanya menikmati keindahan pantai dan alam sekitarnya.

Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang yang sekarang ramai dihembuskan para blogger Indonesia dalam rangka kontes SEO itu cukup efektif untuk kembali menggairahkan wisata lokal Indonesia. Betul-betul pintar dan jenius Blogger Indonesia mengadakan kontes seperti itu. Ya karena masyarakat kita cenderung lebih memilih pariwisata ke luar negeri padahal di dalam negeri sendiri tidak kalan bagus nan elok objek wisatanya.

Hmmm, jadi ingin kembai berwisata ke Pandeglang nih… kapan ya…? Nunggu bisa kebeli mobil baru kali ya biar lebih enak wisata bareng keluarganya… :mrgreen:

Yuk ah mari kita semua sama-sama berkampanye Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang

Iklan

Lagi musimnya kontes SEO, Tahun 2009 ini begitu banyak salah satunya Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang, Kontes SEO mengambil tema Objek Wisata ini cukup banyak diminati oleh para penggila SEO tanah air, termasuk saya sendiri yang tengah belajar bagaimana optimasi SE tersebut.

Setiap peserta menyadari dampak dari kontes SEO yang diikuti; ada dampak positif maupun dampak negatif. Seperti kontes SEO waktu lalu yang mengangkat tema Baca entri selengkapnya »

Sebagian besar blogger tentu sudah mengetahui akan adanya kontes SEO dengan target keyword Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 ! Tidak lain kontes SEO ini untuk menyambut datangnya pemilu yang tinggal menghitung bulan.

Para blogger berlomba-lomba membidik kata kunci seharga 5 juta rupiah itu dalam tempo 3 bulan ke depan (1 Februari  – 1 Mei 2009) siapa yang menempati puncak pada search engine (google.co.id) maka dia berhak membawa pulang sejumlah hadiah yang telah dijanjikan. Baca entri selengkapnya »

genk nero, fpi dan bbmKemarin saya sedikit menulis tentang genk Nero dan premanisme sekolah meski kolerasinya kurang dapat namun setelah menyaksikan media terutama media elektronik dalam hal ini televisi yang pengaruhnya sangat besar, saya jadi berpikir terlebih jika mendengar pernyataan mantan ketua MPR kita Amien Rais, “Semua ini adalah pengalihan perhatian!”

Pengalihan perhatian? Dari apa? Dari siapa?

Mari kita sedikit perhatikan, begitu gencarnya media menayangkan kekerasan genk nero yang digawangi empat pelajar putri kabupaten Pati itu (pagi-siang-sore-malam, headline news, sekilas info), begitu diblowupnya sehingga Baca entri selengkapnya »

Ya saya sadar blog hakimtea.wordpress.com ini jarang terurus bahkan mungkin tidak terurus. Rencana awal dahulu blog ini saya gunakan sebagai tempat membuang sampah, corat-coret hasil imaginasi saya selaku penulis *halaaaH* No, no, no… serius saya memang suka menulis, apapun mulai novel, cerpen, naskah teater, fiksi ilmiah, sejarah, roman, bahkan catatan kehidupan saya pribadi saya tulis dalam bentuk cerpen namun dengan sedikit additional tentu saja sebagai bumbu penyedap agar enak dibaca dan mudah dicerna.

Sekarang ini saya lebih konsen dengan blogspot, mungkin Anda sendiri tahu sebabnya. Selain itu saya sudah punya rumah baru dengan format wordpress juga namun tanpa embel-embel wordpress lagi tentunya, itu pun hasil jerih payah, negosiasi dengan hyper sang penyedia top level domain gratis. Kalo Anda mau dapat top level domain gratis tersebut masih ada kesempatan silahkan baca saja cerita saya saat pertama daftar dan akhirnya dapat domain tersebut disini.

Well, jangan lupa untuk mengunjungi rumah baru saya tersebut di www.hakimtea.com.

Rahul, dia telah kehilangan kesadarannya mengarungi hidup. Dia tidak bisa membedakan antara mimpi dan kenyataan. Hidupnya seperti daun yang jatuh dari dahan, kemana angin berhembus kesanalah dia pergi. Saat itu kita baru duduk di bangku SMU kelas satu, gejala itu mulai terlihat; termenung, melamun, terdiam, menyendiri dan tertutup. Baca entri selengkapnya »